Boneka ini, udah lama keberadaannya. Saya lupa apakah ini waktu jaman SD atau SMP. Saat dibelikan, selalu dibawa ke mana-mana. Saya kasih nama Pingku (Pinguin ku). Waktu menginap di rumah Obaa-chan juga dibawa. Saat akan pulang, saya memutuskan untuk menitipkan Pingku di rumah Obaa-chan, jadi pas waktu saya gak nginep Pingku nemenin Obaa-chan.
Ya, semenjak itu Pingku menetap dengan Obaa-chan. Ketika Obaa-chan gak bisa jalan, dia juga selalu nemenin Obaa-chan di kursi roda. Udah lebih dari 8 tahun sepertinya dia selalu bersama Obaa-chan.. Sampai saat Obaa-chan menghembuskan napas terakhirnya, dia ada, menemani di ranjang Obaa-chan. Saya membawanya saat mengantarkan Obaa-chan ke liang lahat... Di sana saya memeluk Pinku dan berbisik pada nisan Obaa-chan.. "Saya ambil Pinku kembali..."
Mata Pingku udah copot, dan saya menggantinya dengan menempelkan "mata boneka" pakai lem. Tapi ternyata itu juga tidak bertahan lama, jadi saya menggantinya dengan "button" dan menjahitnya agar tidak lepas lagi. Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan pertama gak ada Obaa-chan...
