Teringat nasihat orang yang pertama kali saya sebut murabbi. Dia selalu berkata: saat ada masalah, saat hati terasa tidak tenteram, berarti kita sedang jauh dari Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Sejak saat itu, saya selalu merasa baik-baik saja. Setiap kali merasa sesak karena suatu hal, saya selalu merasa baik-baik saja bila mengingat-Nya. Teman-teman saya selalu bilang kalau saya egois, tidak mau berbagi permasalahan, karena saya jarang curhat mengenai hal-hal yang menyangkut kegalauan, apapun itu. Tapi mau bagaimana lagi, setiap kali akan cerita, saya teringat kata-kata beliau, dan berpikir hal yang akan saya ceritakan benar-benar tidak keren, karena kalau sampai saya cerita berarti saya mengeluh, berarti saya sedang melupakan-Nya, hanya pada-Nyalah saya berhak bercerita, hanya Dia yang bisa mengeluarkan saya dari tiap permasalahan. Dan saya selalu bisa melewati semuanya..
Akan tetapi, saya menyadari bahwa di tahun ini...
Bagaimanapun juga, alhamdulillah teringatkan kembali. Tidak hanya itu, beliau juga pernah berkata: saat keadaan kita benar-benar tidak tenang, coba buka Al-Qur'an secara acak dan bacalah satu ayat yang pertama kali tertangkap mata kita, biasanya ayat tersebut akan berhubungan dengan permasalahan yang kita hadapi. Saat saya membuka, melafalkan, dan membaca arti 1 ayat, ternyata itu adalah 24:34..
"Dan sungguh, Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penjelasan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa."
Jleb...
Astagfirullah..
Saya langsung lemas..
Thursday, July 25, 2013
Sunday, July 21, 2013
Amneskripsi
amneskripsi
= penyakit yang disebabkan oleh tingginya tekanan dari skripsi,
sehingga penderitanya menjadi lupa terhadap skripsi itu sendiri. (Candra, 2013)
Tuesday, July 16, 2013
Ayam oh ayam, maafkan diriku harus memakanmu
Saya nemu note yg belum dipublish di draft fb tahun 2012 bulan Agustus tanggal 10.
"Biar ga lupa, kemarin buat ayam goreng sama ibu.
1. Cuci ayamnya
2. Rendos kunyit, bawang putih, jahe, garem
3. Masukin rendosan ke ayam, trus tambahin salam sama sereh
4. Kasih air
5. Kalau mau pake jeruk nipis juga boleh
6. Di taruh di atas kompor yg menyala sampai rada saat
7. Kasih royko, masako, atau apapun lah
8. Goreng deh"
Kalau g salah ada tahapan yg kelewat, tapi lupa deh.
"Air bekas ayam goreng tadi jangan dibuang
Tambahin tepung kanji
Digoreng jadi krispy"
"Biar ga lupa, kemarin buat ayam goreng sama ibu.
1. Cuci ayamnya
2. Rendos kunyit, bawang putih, jahe, garem
3. Masukin rendosan ke ayam, trus tambahin salam sama sereh
4. Kasih air
5. Kalau mau pake jeruk nipis juga boleh
6. Di taruh di atas kompor yg menyala sampai rada saat
7. Kasih royko, masako, atau apapun lah
8. Goreng deh"
Kalau g salah ada tahapan yg kelewat, tapi lupa deh.
"Air bekas ayam goreng tadi jangan dibuang
Tambahin tepung kanji
Digoreng jadi krispy"
Tuesday, July 9, 2013
Pingku
Boneka ini, udah lama keberadaannya. Saya lupa apakah ini waktu jaman SD atau SMP. Saat dibelikan, selalu dibawa ke mana-mana. Saya kasih nama Pingku (Pinguin ku). Waktu menginap di rumah Obaa-chan juga dibawa. Saat akan pulang, saya memutuskan untuk menitipkan Pingku di rumah Obaa-chan, jadi pas waktu saya gak nginep Pingku nemenin Obaa-chan.
Ya, semenjak itu Pingku menetap dengan Obaa-chan. Ketika Obaa-chan gak bisa jalan, dia juga selalu nemenin Obaa-chan di kursi roda. Udah lebih dari 8 tahun sepertinya dia selalu bersama Obaa-chan.. Sampai saat Obaa-chan menghembuskan napas terakhirnya, dia ada, menemani di ranjang Obaa-chan. Saya membawanya saat mengantarkan Obaa-chan ke liang lahat... Di sana saya memeluk Pinku dan berbisik pada nisan Obaa-chan.. "Saya ambil Pinku kembali..."
Mata Pingku udah copot, dan saya menggantinya dengan menempelkan "mata boneka" pakai lem. Tapi ternyata itu juga tidak bertahan lama, jadi saya menggantinya dengan "button" dan menjahitnya agar tidak lepas lagi. Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan pertama gak ada Obaa-chan...
Ya, semenjak itu Pingku menetap dengan Obaa-chan. Ketika Obaa-chan gak bisa jalan, dia juga selalu nemenin Obaa-chan di kursi roda. Udah lebih dari 8 tahun sepertinya dia selalu bersama Obaa-chan.. Sampai saat Obaa-chan menghembuskan napas terakhirnya, dia ada, menemani di ranjang Obaa-chan. Saya membawanya saat mengantarkan Obaa-chan ke liang lahat... Di sana saya memeluk Pinku dan berbisik pada nisan Obaa-chan.. "Saya ambil Pinku kembali..."
Mata Pingku udah copot, dan saya menggantinya dengan menempelkan "mata boneka" pakai lem. Tapi ternyata itu juga tidak bertahan lama, jadi saya menggantinya dengan "button" dan menjahitnya agar tidak lepas lagi. Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan pertama gak ada Obaa-chan...
Saturday, July 6, 2013
Binomial System
Project : Labeling ceritanya mah.
Alat dan bahan: Batu, cat kayu, kuas.
Masih memikirkan gimana nanti dipasangnya:
1. Digantung
2. Ditempel
3. Ditanclepkeun
4. Digeletakkan saja dekat tanamannya
:p :p :p :p
Alat dan bahan: Batu, cat kayu, kuas.
Masih memikirkan gimana nanti dipasangnya:
1. Digantung
2. Ditempel
3. Ditanclepkeun
4. Digeletakkan saja dekat tanamannya
:p :p :p :p



Subscribe to:
Posts (Atom)
