Teringat nasihat orang yang pertama kali saya sebut murabbi. Dia selalu berkata: saat ada masalah, saat hati terasa tidak tenteram, berarti kita sedang jauh dari Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Sejak saat itu, saya selalu merasa baik-baik saja. Setiap kali merasa sesak karena suatu hal, saya selalu merasa baik-baik saja bila mengingat-Nya. Teman-teman saya selalu bilang kalau saya egois, tidak mau berbagi permasalahan, karena saya jarang curhat mengenai hal-hal yang menyangkut kegalauan, apapun itu. Tapi mau bagaimana lagi, setiap kali akan cerita, saya teringat kata-kata beliau, dan berpikir hal yang akan saya ceritakan benar-benar tidak keren, karena kalau sampai saya cerita berarti saya mengeluh, berarti saya sedang melupakan-Nya, hanya pada-Nyalah saya berhak bercerita, hanya Dia yang bisa mengeluarkan saya dari tiap permasalahan. Dan saya selalu bisa melewati semuanya..
Akan tetapi, saya menyadari bahwa di tahun ini...
Bagaimanapun juga, alhamdulillah teringatkan kembali. Tidak hanya itu, beliau juga pernah berkata: saat keadaan kita benar-benar tidak tenang, coba buka Al-Qur'an secara acak dan bacalah satu ayat yang pertama kali tertangkap mata kita, biasanya ayat tersebut akan berhubungan dengan permasalahan yang kita hadapi. Saat saya membuka, melafalkan, dan membaca arti 1 ayat, ternyata itu adalah 24:34..
"Dan sungguh, Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penjelasan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan sebagai pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa."
Jleb...
Astagfirullah..
Saya langsung lemas..
No comments:
Post a Comment